
menunggu....
menunggu itu membosankan
menunggu itu menguras emosi dan tenaga
menunggu itu memancing pikiran - pikiran negatif untuk memenuhi otak kita, sementara pikiran - pikiran positif mulai tenggelam dan akhirnya hilang
sampai batas apa sebenarnya saya harus menunggu???
sampai mana saya harus tetap bersabar????
harus bertindakkah???
tindakan seperti apa yang harus saya lakukan???
sulit, sulit, sulit... ini lebih sulit dari ujian komprehensif ataupun ujian akhir program dengan professor sekalipun
beberapa kali sempat googling, berusaha menemukan jawaban, tapi dasar boloho... yang beginian tidak ada dalam teori di buku manapun
berharap....
sejauh mana kita harus berharap???
katanya kunci sukses itu adalah keseimbangan antara kemampuan diri dan mimpi
apakah saya terlalu bermuluk - muluk?? apakah saya memilih orang yang terlalu sempurna untuk saya??
apakah saya terlalu memilih??? apakah salah kalau saya memilih???
apakah saya seharusnya menerima saja apa yang ada di hadapan saya???
siapa yang bisa jawab pertanyaan - pertanyaan itu???
saya tidak pernah tau jawabannya apa (T______T)
sudah berkali - kali... walaupun belum pernah sedalam ini... selalu muncul masalah yang sama,,,, dimana letak kesalahannya???
sepertinya dunia berkonspirasi untuk tidak mendukung saya
dulu... saya hanya bisa membayangkan dia
dulu saya hanya mengenalnya melalui orang - orang
dulu saya hanya tau wajahnya lewat foto
siapa yang sangka... ternyata dia sekarang ada di kota yg sama dengan saya, ada di kecamatan yang sama, jarak kosan yang hanya beberapa meter saja
siapa yang sangka kalau dulu... kami hanya dua orang yang saling mengenal lewat kata - kata, sekarang kami sering bertatap muka, bahkan kami sembahyang bersama, sekarang jarak antara saya dan dia begitu dekat.... saya bisa cium aroma parfumnya, bisa bersentuhan dengannya, bisa mendengar suara tawanya dan menertawakan kebodohannya bersama
tidak pernah terbayangkan oleh saya sebelumnya kalau kami akan bisa sedekat ini
tapi ternyata... walaupun sekarang dia dekat di mata, kami tetap jauh di hati :)
atau lebih tepatnya : kami dekat dimata, dekat di hati saya, tapi saya jauh dr hatinya (maksa :P)
saya hanya bisa menganggap ini pertanda...... tuhan sudah membuka jalan, sekarang kamu yang harus berusaha ana, don't give up
saya sudah meminta, saya percaya dan saya akan meraihnya (teori the secret : ask for it, believe it, recieve it)
teguhkan hati, kuatkan tekad, buang jaimmu, buang pikiran negatif, terserah orang berkata apa... luruskan niat : saya akan bisa meraihnya
semangaaattt!!!!!!
**ya tuhan kuatkan saya kalau suatu saat nanti saya gagal dan kecewa, obsesi ini terlalu mendominasi pikiran saya (>.<)**
Tidak ada komentar:
Posting Komentar